Free Lines Arrow

Jumat, 11 November 2011

Edisi 1 Kompetisiblog Fakta dibalik ketik "KOMODO" kirim ke 9818

ketik KOMODO kirim ke 9818

sms sent..

*triiiiiing...*

"Terima kasih! Terus beri dukungan, pastikan KOMODO menang 7 keajaiban Dunia dan Nama Anda Tercatat di Monumen Komodo. Kunjungi www.pilihkomodo.com"


ya. itu adalah sms balasan yang bakal kita terima setelah kita memberikan voting kepada komodo sebagai salah satu kandidat New 7 Wonders.

belakangan ini, topik pembicaraan tentang mem-vote Taman Nasional Komodo udah jadi buah bibir. everyone knew and talk about it all day long. kalo istilah twitter udah jadi TT (Trending Topic) kali yaa.. dari segala bentuk cara ditempuh orang-orang untuk mempromosikan dan mengajak memberikan bantuan berupa vote sms ataupun vote via email. dengan asumsi dukungan mereka dapat membantu Pulau Komodo menjadi salah satu New 7 Wonders.

kalo dalam ilmu kimia bilang, ada aksi pasti ada reaksi. aksi ini pun menimbulkan reaksi yang bermacam-macam. ada yang optimis kalo Pulau Komodo bakal menang karena udah di vote sama orang-yang-mengaku-dirinya-membawa-keberuntungan dan ada juga kalangan yang pesimis bakal menang.

well.. itu semua sih kembali pada diri kita masing-masing, toh namanya juga pendapat. beda kepala pasti beda pemikiran dong.

okay straight to the point aja kali yaa..

tujuan gue ngepost kali ini bakal membuka pemikiran orang-orang yang punya pendapat berbeda-beda. kalo other writers berbicara tentang pendapat mereka yang persuasif mengatakan "Pulau Komodo pasti menang!" atau "ahh.. ga yakin gue bro Komodo bakal menang, gimana gue mau bilang Pulau Komodo bagus, gue aja belom pernah kesana. bentuk Komodo aja cuma bisa gue konsumsi dari gambar doang" 

nah.. pandangan-padangan ini lah yang akan gue coba luruskan untuk para vote-ers yang terlalu optimis serta pesimis tentang kemenangan Pulau Komodo sebagai N7W. agar pemikiran mereka terbuka dan menilai dari sudut pandang mereka masing-masing. anyway, i'll try to be supportive while i give you about the information related to this issues. gue ga akan memihak pada kemenangan atau kekalahan :)

tak kenal maka tak sayang, oke kita kenalan dulu yuk sama Komodonya biar sayang
Saya Komodo, Kamu?
  • Di Pulau Komodo terdapat hewan prasejarah yang masih hidup
Berdasarkan penelitian, naga prasejarah ini punah sejak 30 juta tahun lalu. Tapi ternyata di pulau komodo ada hewan prasejarah yang masih hidup dan mampu bertahan sampai saat ini. Komodo hanya ditemukan di pulau Komodo dan pulau-pulau lain di sekitar Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Pandar. Komodo jarang ditemukan di kebun binatang lain di seluruh dunia, soalnya kalo dia dipindahkan ke tempat lain dia hanya dapat bertahan hidup kurang lebih 2 tahun saja padahal normalnya dia dapat bertahan hidup sampai 50 tahun.

  • Komodo adalah hewan yang lahir dari orangtua tunggal
Komodo memiliki berat 70-100 kg dengan panjang tubuh 2-3 meter. Komodo adalah spesies reptil terbesar di dunia dengan lidah panjang, kuning dan bercabang. Dapat mendeteksi keberadaan bangkai 4-9,5 kilometer. Komodo bisa berlari hingga 20 kilometer per jam, berenang dengan baik dan dapat menyelam sedalam 4,5 meter dan dapat memanjat pohon. Komodo memiliki proses reproduksi yang unik, yang mampu menghasilkan anak tanpa kehadiran laki-laki. Mereka mampu menghasilkan telur tanpa proses pembuahan. cool! kaya ayam ya? hihi
2 point diatas seperti nya cukup untuk mengetahui Komodo secara mendasar (ya namanya juga kenalan) sekarang kita bahas tentang Pulau Komodo yuk
Taman Nasional Komodo telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia (World Heritage) pada tahun 1991. Dengan disandang nya predikat ini tentu Pulau Komodo sangat dijaga dan dilestarikan (oh tentuu secara the last living dinosaur on earth-nya ada disini). Jadi tidak menutup kemungkinan kalo sebagian besar orang akan tahu akan keberadaan Pulau Komodo ini.

the last, gue mau coba ngasih pemaparan yang lebih spesifik tentang New 7 Wonders dan Kepemerintahan Indonesia dalam menghadapi issue N7W ini. tentu yang gue ketahui aja nih ya mungkin sebagian dari kalian ada yang lebih tau dari gue sih hehe
 
New 7 Wonders ini diselenggarakan oleh Yayasan New 7 Wonders, sebuah lembaga swadaya masyarakat di Swiss. dan diikuti oleh 440 nominasi dari 220 negara.
Vote Komodo
Mengingat Pulau Komodo telah diakui sebagai World Heritage oleh UNESCO, maka membudpar (menteri kebudayaan dan pariwisata) melihat peluang yang besar untuk dapat menang dan menjadi salah satu dari New 7 Wondes, sehingga promosi/kampanye pun dilakukan secara besar-besaran. Dalam kurun waktu 3 tahun (2007-2010) dana yang telah dikeluarkan untuk promosi Pulau Komodo sebesar 10,5 M.

Dan membuahkan hasil yang Alhamdulillah sesuatu yah.. dari hasil kampanye Vote Komodo ini sebelum diadakanya kampanye, wisatawan yang datang hanya 16.000 orang. setelah kampanye jumlah wisatawan naik hingga kurang lebih 50.000 orang.

Kemudian Indonesia ditawarkan untuk menjadi Tuan Rumah untuk acara pengumuman pemenang N7W pada tanggal 11 November 2011. tetapi katanya, Indonesia diwajibkan untuk membayar license fee nya sebesar 10 juta USD dan itu belum termasuk sama biaya embel-embel kaya biaya penyelenggaraan acara seperti venue dll sekitar 45 juta USD (jika di Rupiahkan bekisar 404,5 Miliyar!) 

Jelas DPR tidak mensupport tawaran ini mengingat besar nya biaya yang harus dikeluarkan. dan penolakan hal ini menimbukan isu-isu seperti "N7W mengancam Pulau Komodo dapat tereliminasi dari ajang N7W" kemudian dari isu-isu itulah Kemenbudpar menemukan beberapa keganjilan tentangan Yayasan N7W. Mereka mengaku sebagai yayasan nirlaba, tapi dalam praktiknya sangat komersil. Selain itu, pelaksanaan kampanye N7W tidak konsisten dan transparan.
Padahal kalo kita tarik kesimpulan diatas, sebenernya menbudpar hanya mau mempopulerkan pengakuan Taman Nasional Komodo sebagai situs warisan dunia yang telah ditetapkan UNESCO pada 1991. dan menunjukkan kepada dunia bahwa Komodo adalah the real wonder of the world.
Well..

gimana nih menurut kalian? apakah jawaban kalian akan tetap sama atau berubah? ya itu semua kembali lagi pada diri masing-masing. setiap orang dapat menilai dari sudut pandang dan kacamata nya masing-masing :)

oh iya sumber informasi-informasi yang gue dapetin ini bisa kalian baca di www.wisatamelayu.com lho, jangan lupa di cek juga ya ;)


Powered by:
blogdetik

blogvaganza

maicih







5 komentar:

  1. aihhhhhhhhhhhhhhh... pebeh...
    guess me pleaseee.. :D

    BalasHapus
  2. anonim : waaah pasti yang anonim itu caca deh hehe.. thanks btw udah mampir, komenin tulisan ku dooong butuh masukan nih hehe

    BalasHapus
  3. john: haha ayo ayoo kita ngeblog :D komenin dong jon nyaaa yg pedes2 jg boleh deh demi kesempurnaan tulisan gue nih hehe

    BalasHapus
  4. Halo Veby, izin nyimak blog dan tulisannya yah. Hemm..Kenapa tulisannya agak nanggung yah? maksudnya, kenapa gak ada kesimpulan akhir atau gak, minimal analisa akhir menurut sang penulis.

    Pertama, saya sih akan setuju saja Pulau Komodo menjadi New 7 Wonders, asal jangan jadi New 7 icon aja #Abaikan

    Anyway, let me guess. Kenapa saya setuju? Pertama, di lapangan, Pulau Komodo adalah Pulau sepi dan terpencil. Bahkan untuk sinyal handphone pun tidak ada disana. Dan tenang saja, menurut apa yang pernah saya baca juga, tidak akan terjadi pembangunan apapun yang "lebay" disana. Maka Pulau Komodo akan tetap asri dan tidak terusik.

    Kedua, Komodo akan semakin dikenal dan akan semakin mendatangkan banyak turis, yang berdampak juga pada devisa negara. Karena banyak wisatawan yang mendatangi suatu destinasi itu dari tingkat kepopuleran destinasi tersebut.

    Ketiga, Pulau Komodo berada di tengah gugusan pulau Sunda Kecil, yang berarti Pulau Komodo diapit oleh 2 provinsi, yaitu provinsi NTB (Lombok, Sumbawa) dan provinsi NTT (Flores dan Alor)Dan itu akan sangat menguntukan untuk Perekonomian disekitarnya, kita lihat saja, akses menuju Pulau Komodo harus dilalui dari NTB atau NTT karena tidak ada akses langsung menuju Komodo menggunakan pesawat. Yang berarti pariwisata NTB dan NTT akan semakin terekspos juga dan dikenal juga.

    Last, masalah pelestarian dan penjagaan habitat asli Komodo? Tenang, akan banyak cara untuk mengelola Pulau Komodo agar tetap terjaga kelestariannya. Contoh, seperti membatasi jumlah pengunjung atau membuat jadwal kunjungan ke Pulau tersebut agar si Komodo nya tidak terlalu stress karena banyak orang yang melihat.

    So, gue pengen nanya juga nih, apa yang akan lo lakuin sebagai"anak pariwisata" terhadap Pulau Komodo?

    BalasHapus